LifestyleBerita Utama

Mengapa Minum Kopi Perut Mual dan Kepala Pusing, Berikut Jawabannya

×

Mengapa Minum Kopi Perut Mual dan Kepala Pusing, Berikut Jawabannya

Sebarkan artikel ini
kopi
Ilustrasi kopi (iStock)

KITAINDONESIASATU.COM – Mual dan sakit kepala atau pusing setelah minum kopi kerap kali dikeluhkan sebagian orang yang merasa tidak nyaman setelah dijak ngopi temannya.

Menurut pakar penyakit dalam, Prof Dr dr Zubairi Djoerban mengungkapkan mengapa minum kopi bikin mual dan sakit kepala bagi sebagian orang.

Minum kopi bikin mual kenapa? Menurut dr Zubairi karena kopi itu rupanya –tolong dibaca kalau beli kopi sasetan ada kadar STD (kandungan bauku mutu)-nya.

“Jadi ternyata rata-rata kopi itu PH nya rendah, yang menyebabkan jadi asam. Jadi untuk orang yang cenderung sakit mag atau gerd, maka asam ini memicu timbulnya mual, jadi penyebab mual karena asam pada kopi itu,” kata Zubairi Djoerban.

Sementara bagi sebagian orang yang mengalami sakit kepala setelah minum kopi yang menjadi pertanyaan lagi.

Nah sekarang bagaimana dengan sakit kepala? dr Zumairi kemudian mengungkapkan seseorang yang minum kopi akan berdampak pada pembuluh darah itu yang menyebabkan sakit kepala.

“Begitu kita minum kopi maka pembuluh darah di sekitar otak itu mula-mula menyempit, kalau efek kopinya sudah hilang, maka pembuluh darahnya akan melebar, dan sakit kepala akan hilang,” jelasnya.

Dijelaskan pada waktu melebar itu mengganggu peredaran darah kepala sehingga timbul nyeri kepala, namun setelah efek dari kofein itu hilang makan sakit kepala akan hilang dengan sendirinya.

Dari informasi lain juga diperoleh penjelasan mual setelah minum kopi, biasanya terjadi karena peningkatan asam lambung akibat sifat asam dan kafein pada kopi, terutama jika diminum dalam keadaan perut kosong.

Kafein juga dapat melemahkan katup kerongkongan, memicu asam naik.

Beberapa penyebab utama mual karena perut kosong – asam kopi langsung mengiritasi dinding lambung jika belum ada makanan yang menyerapnya.

Sensitivitas lambung – jika Anda memiliki riwayat maag atau gerd, kopi sangat rentan memicu mual.

Intoleransi laktosa atau bahan tambahan, jika Anda mengonsumsi kopi susu, mual bisa disebabkan juga oleh reaksi terhadap susu atau pemanis buatan.

Kadar kafein – terlalu banyak kafein atau tubuh yang sedang tidak fit bisa memicu rasa mual.

Cara mencegah dan mengatasinya salah satunya dengan makan dahulu, pastikan Anda sudah makan sebelum minum kopi agar lambung tidak kosong.

Minum air putih, dengan banyak minum air untuk membantu menetralkan asam lambung.

Bisa juga dengan mengganti jenis kopi – mencoba memilih kopi dengan keasaman (acidity) rendah, seperti biji kopi Arabika, atau beralih ke kopi decaf (bebas kafein).

Konsumsi makanan penetralisir, jika sudah mual, Anda bisa mengonsumsi makanan ringan, wedang jahe, atau air lemon hangat untuk menenangkan perut. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *