Internasional

AS-China Kompak Larang Tarif Tol di Selat Hormuz, Jalur Minyak Dunia Disorot

×

AS-China Kompak Larang Tarif Tol di Selat Hormuz, Jalur Minyak Dunia Disorot

Sebarkan artikel ini
bendera as china
Bendera AS dan China.

KITAINDONESIASATU.COM – Pertemuan penting antara Marco Rubio dari Amerika Serikat dan Wang Yi dari China mengejutkan dunia diplomasi internasional. Keduanya dilaporkan mencapai kesepakatan bahwa tidak ada negara maupun organisasi yang boleh mengenakan biaya tol untuk melintasi jalur strategis Selat Hormuz.

Kesepakatan ini terungkap melalui keterangan Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, yang menyebut pembicaraan telepon antara Rubio dan Wang pada 30 April lalu menghasilkan pandangan bersama terkait pentingnya menjaga kebebasan jalur pelayaran internasional.

Keduanya menegaskan bahwa rute vital seperti Selat Hormuz harus tetap terbuka tanpa hambatan biaya atau kontrol sepihak, mengingat jalur tersebut merupakan salah satu urat nadi utama distribusi minyak dan gas dunia.

Selain itu, Washington dan Beijing juga dikabarkan sepakat untuk membangun hubungan yang lebih stabil dan konstruktif berdasarkan prinsip saling menghormati dan timbal balik, di tengah meningkatnya ketegangan global.

Isu ini mencuat di tengah sorotan terhadap Iran yang disebut masih membatasi akses pelayaran di kawasan strategis tersebut. Kondisi ini memicu kekhawatiran global, terutama terkait pasokan energi dan harga minyak dunia.

Situasi panas tersebut juga disebut akan menjadi salah satu agenda penting dalam pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing pekan ini.

Trump disebut tengah menekan agar China ikut mendorong Iran mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat, mengingat Beijing merupakan pembeli utama minyak Iran dan memiliki pengaruh ekonomi besar terhadap Teheran.

Pertemuan tingkat tinggi ini turut melibatkan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, dalam lawatan diplomatik yang diperkirakan menjadi salah satu momen paling krusial dalam hubungan AS–China tahun ini. (Sumber: Kyodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *