News

Keutamaan Puasa Sembilan Hari Zulhijah Menurut Syekh Abdul Qadir al-Jailani

×

Keutamaan Puasa Sembilan Hari Zulhijah Menurut Syekh Abdul Qadir al-Jailani

Sebarkan artikel ini
Niat Puasa Sya’ban untuk Qadha Ramadhan
Ilustrasi warga sedang berdoa usai menyantap sahur (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Dalam kitab monumental Al-Ghunyah, Syekh Abdul Qadir al-Jailani menekankan betapa istimewanya sepuluh hari pertama bulan Zulhijah. Beliau menjelaskan bahwa berpuasa selama sembilan hari pertama—mulai tanggal 1 hingga 9 Zulhijah—merupakan amalan yang mendatangkan kemuliaan luar biasa di sisi Allah SWT.

Menurut Sultanul Auliya ini, setiap hari di awal Zulhijah memiliki rahasia keberkahan tersendiri. Beliau meriwayatkan bahwa orang yang menghidupkan hari-hari ini dengan puasa akan mendapatkan ganjaran yang setara dengan ibadah sepanjang tahun.

Puncaknya adalah puasa Arafah pada tanggal 9 Zulhijah, yang disebut mampu menghapuskan dosa setahun lalu dan setahun mendatang, serta menjauhkan hamba dari api neraka.

Lebih lanjut, Syekh Abdul Qadir menegaskan bahwa pada hari-hari ini, pintu-pintu rahmat dibuka lebar dan doa-doa dikabulkan. Beliau menganjurkan umat Islam untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini demi membersihkan hati dan meningkatkan kedekatan spiritual (taqarrub).

Dengan berpuasa, seorang mukmin tidak hanya menahan lapar, tetapi juga menjaga lisan dan kalbu, sebagaimana jalan para sufi dalam meraih rida Ilahi sebelum merayakan Idul Adha.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *