News

Yantie Rachim Pastikan Posyandu di Bogor Jadi Tempat Solusi Masalah Warga

×

Yantie Rachim Pastikan Posyandu di Bogor Jadi Tempat Solusi Masalah Warga

Sebarkan artikel ini
IMG 20260513 075551
Ketua TP Posyandu Kota Bogor, Yantie Rachim saat meninjau pelayanan Posyandu 6 SPM dan berdialog dengan warga di Kota Bogor. (Kis/ist)

KITAINDONESIASATU.COM- Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP Posyandu) Kota Bogor, Yantie Rachim memastikan pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) tidak hanya fokus pada layanan kesehatan, tetapi juga menyentuh persoalan pendidikan dan kesejahteraan sosial masyarakat. Saat melakukan monitoring di sejumlah posyandu, Yantie Rachim bahkan langsung menindaklanjuti temuan anak putus sekolah hingga laporan rumah tidak layak huni (RTLH).

Monitoring pelayanan Posyandu 6 SPM tersebut dilakukan di enam posyandu yang tersebar di enam kecamatan di Kota Bogor. Dalam rangkaian kegiatan itu, Yantie Rachim meninjau Posyandu 6 SPM Bunga Harapan 2 di Kecamatan Bogor Timur dan Posyandu 6 SPM Mawar di Kecamatan Bogor Tengah.

Dalam kunjungannya, Yantie Rachim meninjau langsung berbagai pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan balita, ibu hamil, hingga lansia.

“Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang hadirnya solusi bagi masyarakat,” ujar Yantie Rachim di Posyandu Mawar, Jalan Semboja, Kota Bogor, Selasa 12 Mei 2026 kemarin.

Selain meninjau pelayanan kesehatan, Yantie Rachim juga menindaklanjuti laporan masyarakat di bidang pendidikan. Saat berada di Posyandu 6 SPM Bunga Harapan 2, dirinya menerima informasi terkait adanya anak putus sekolah di wilayah tersebut.

Menanggapi hal itu, Yantie Rachim langsung mengarahkan dan membawa anak tersebut ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Graha di Kelurahan Baranangsiang agar dapat kembali melanjutkan pendidikan melalui jalur pendidikan nonformal.

“Saya bertemu dengan Anis, ibunya melaporkan kalau Anis itu putus sekolah karena alasan biaya. Jadi, dari posyandu bidang pelayanan pendidikan langsung diantar ke PKBM Graha Baranangsiang. Alhamdulillah, Anis akan mulai bersekolah kembali,” jelasnya.

Menurut Yantie Rachim, Posyandu 6 SPM menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan dasar masyarakat tidak hanya berjalan di bidang kesehatan, tetapi juga pendidikan dan kesejahteraan sosial.

Tak hanya itu, ia juga menerima laporan warga mengenai rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah Kelurahan Kebon Kelapa yang membutuhkan perhatian dan penanganan segera.

Menindaklanjuti hal tersebut, Yantie Rachim langsung mengunjungi lokasi rumah warga untuk melihat kondisi secara langsung dan memastikan aduan segera diteruskan kepada perangkat daerah terkait, yakni Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim).

“Kami berharap setiap pelaporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat melalui kolaborasi lintas sektor, sehingga kehadiran Posyandu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ungkapnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu, aparatur wilayah, dan masyarakat yang terus aktif mendukung pelayanan kepada warga di lingkungan masing-masing.

“Terima kasih kepada seluruh kader Posyandu, aparatur wilayah dan masyarakat yang terus semangat memberikan pelayanan terbaik bagi warga,” pungkasnya. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *