KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah menargetkan proyek pengolahan sampah menjadi energi atau waste to energy (WTE) di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, selesai pada 2028.
Program ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi penumpukan sampah sekaligus menghasilkan energi ramah lingkungan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyebut teknologi yang digunakan merupakan sistem insinerator modern yang sudah diterapkan di berbagai negara.
Fasilitas tersebut dirancang mampu mengolah lebih dari 1.000 ton sampah setiap hari.
Pengolahan Sampah TPST Bantargebang Jadi Fokus Pemerintah
Selain proyek besar di Bantargebang, pemerintah juga menyiapkan pembangunan fasilitas pengolah sampah berkapasitas 100 hingga 200 ton per hari.
Sejumlah proyek tambahan itu ditargetkan rampung secara bertahap hingga 2029 guna mendukung pengelolaan sampah nasional.
Pemerintah menilai persoalan sampah masih menjadi tantangan besar, baik bagi pemerintah pusat maupun daerah.
Karena itu, gerakan pemilahan sampah dari rumah tangga dinilai sangat penting untuk mendukung efektivitas pengolahan sampah modern.

