KITAINDONESIASATU.COM – Persib Bandung datang ke Samarinda untuk menghancurkan Persija Jakarta demi menjaga asa juara Super League musim ini. Duel panas pekan ke-32 yang digelar di Stadion Segiri, Minggu (10/5), dipastikan berlangsung membara.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan pertandingan ini bukan sekadar laga biasa, melainkan pertarungan gengsi terbesar yang sarat tekanan dan emosi.
“Persib vs Persija adalah pertandingan bertensi tinggi dan bisa dibilang derbi terbaik di Asia Tenggara. Kedua tim pasti tidak ingin kehilangan poin,” ujar Hodak, di Samarinda, Sabtu (9/5).
Bagi Maung Bandung, kemenangan kini menjadi harga mati. Persib tak boleh terpeleset jika ingin tetap bertahan di puncak klasemen dan membuka jalan menuju gelar juara.
Meski laga dipindahkan ke Samarinda, Hodak menolak anggapan bahwa timnya diuntungkan. Menurutnya, atmosfer duel klasik Persib vs Persija tetap akan terasa panas di mana pun pertandingan digelar.
Persib pun datang dengan kekuatan penuh. Sebanyak 23 pemain dibawa ke Kalimantan Timur, termasuk deretan pemain asing andalan yang siap tempur demi membawa pulang tiga poin penting.
Namun, satu pemain asing dipastikan harus dicoret sesuai regulasi liga. Hodak mengaku masih merahasiakan siapa sosok yang akan “dikorbankan” hingga sesi latihan terakhir selesai.
Sementara itu, bek asal Italia Federico Barba memastikan seluruh skuad Persib dalam kondisi fokus penuh menghadapi laga hidup-mati tersebut.
“Pertandingan besok sangat penting bagi kami. Kami akan berusaha maksimal membawa tiga poin ke Bandung,” ujar Barba. (*)



