KITAINDONESIASATU.COM – Laga pekan ke ke-32 Super League 2025/2026 Persik Kediri akan mnjalani laga tandang ke Stadion Haji Agus Salim melawan tuan rumah Semen Padang, Jumat (8/5/2026) sore WIB.
Hingga pekan ini Persik Kediri berada di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan mengoleksi 36 poin, sementara Semen Padang berada di dalam jurang degradasi peringkat ke-17 dengan mengoleksi 20 poin.
Semen Padang dan PSBS Biak berada di zona merah sangat sulit untuk kembali keluar dari zona merah, mengingat laga tinggal terisa 3 pertandingan lagi.
Meski Persik dalam posisi aman tetap memastikan masih membutuhkan kemenangan dalam laga tandang pekan ini melawan Semen Padang.
CEO Persik Kediri, Athur Danel Irawan mengatakan saat ini ia belum memikirkan musim depan, namun masih konstrasi musim ini untuk menyelesaikan target tetap aman di Liga 1 Indonesia.
Keberadaan Macan Putih di Super League musim depan masih belum dipastikan, oleh karena itu Arthur belum bisa berkata banyak mengenai rencana di musim depan nanti.
Namun yang utama saat ini adalah hasil maksimal di sisa 3 laga yang dijalani Persik khususnya laga melawan Semen Padang hari ini menuntut kemenangan.
“Fokus kami terhadap pertandingan dan fokus kedepan bukan mengenai target, tapi untuk menang melawan Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim,” jelas Athur kepada wartawan di Kediri kemarin.
Berbicara Semen Padang tim ini harusnya bukan lawan sulit Persik Kediri, sebab secara performa Macan Putih jauh lebih baik dari Semen Padang yang dalam 6 laga terakhir diterpa kekalahan beruntun.
Semen Padang juga telah terdegradasi dari Super League, sehingga sangat memalukan jika Persik Kediri kalah dalam laga ini.
Dengan situasi seperti itu, sebenarnya satu poin sudah cukup bagi Hamra Hehanusa dan kawan-kawan untuk benar-benar mengamankan posisinya.
Namun bagi pelatih Marcos Reina Torres situasinya tidak seperti itu tim tidak boleh terlena, ia menginstruksikan tetap tampil serius, disiplin dan seolah tidak ada poin cadangan yang tersimpan di kantong.
Laga melawan Semen Padang bisa menyimpan bahaya tersendiri, mereka bermain tanpa beban dan kondisi itu bisa menjadi titik balik yang mematikan bagi tim yang bermain terlalu santai.
“Secara matematis kami hanya butuh satu poin untuk aman. Tapi pekerjaan kami belum selesai. Kami tetap harus meraih tiga poin,” tandas Reina kepada wartawan.
Reina menyebutkan jika laga seperti ini justru berbahaya, mereka bermain tanpa tekanan sedikitpun bisa membuat laga lebih sulit, namun Persik akan tetap fokus dan menunjukkan respeknya.
Macan Putih dalam beberapa laga terakhir melewari dua laga sulit melawan Arema dan Borneo FC, meski begitu Reina Persik memiliki jeda yang cukup dimanfaatkans ecara optimal oleh tim dan seluruh pemain sudah siap menjalankan tugasnya di lapangan. **

