KITAINDONESIASATU.COM – Angkatan Udara AS dikabarkan tengah mengincar pendanaan fantastis hampir 7 miliar dolar AS atau setara Rp121 triliun untuk membangun kompleks raksasa pesawat tempur di Joint Base Elmendorf-Richardson, Alaska.
Laporan anggaran terbaru Pentagon untuk Tahun Anggaran 2027 mengungkap, proyek ambisius bertajuk Fighter Town Recapitalization ini disiapkan untuk mendongkrak kekuatan operasional Pacific Air Forces-sebuah langkah yang disebut-sebut bakal mengubah peta kekuatan militer di kawasan.
Tak main-main, pembangunan tahap awal saja sudah diajukan dana lebih dari 2 miliar dolar AS. Proyek ini diproyeksikan berlangsung panjang hingga 2035, menandakan keseriusan Washington dalam memperkuat dominasi udara mereka.
Alasan di balik mega proyek ini cukup mengejutkan. Pentagon mengakui fasilitas pangkalan saat ini sudah tak lagi mampu menampung lonjakan operasi jet tempur modern. Karena itu, kompleks baru akan dibangun secara menyeluruh, mulai dari hanggar canggih, gudang amunisi, hingga asrama untuk ratusan personel.
Meski masih tahap awal dan baru masuk proses desain sejak Maret 2026, konstruksi dijadwalkan mulai akhir 2027. Proyek ini pun menjadi bagian terbesar dari ekspansi militer AS di Alaska.
Tak berhenti di situ, Angkatan Udara AS juga menyiapkan proyek tambahan berupa pusat pelatihan tempur berbasis simulator canggih bernilai ratusan juta dolar. Fasilitas ini dirancang untuk melatih pilot menghadapi perang modern dengan skenario ancaman lintas domain dalam dunia virtual. (Sumber: Sputnik)


