Daerah

Longsor Intai Permukiman di Cianjur, 6 Warga Terpaksa Mengungsi Usai Tebing Ambrol

×

Longsor Intai Permukiman di Cianjur, 6 Warga Terpaksa Mengungsi Usai Tebing Ambrol

Sebarkan artikel ini
longsor buol
Ilustrasi tanah longsor.

KITAINDONESIASATU.COM – Ancaman bencana kembali menghantui warga di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Hujan deras yang mengguyur sejak Rabu (29/4) dini hari memicu longsor di Desa Situhiang, Kecamatan Pagelaran, hingga membuat dua kepala keluarga dengan total enam jiwa terpaksa dievakuasi ke tempat aman.

Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudarajat, mengungkapkan bahwa tebing di atas permukiman tiba-tiba ambrol dan nyaris menimbun rumah warga. Beruntung, penghuni rumah sudah lebih dulu menyelamatkan diri.

Namun bahaya belum berakhir. Tanah yang longsor masih terus bergerak dan berpotensi memicu longsor susulan kapan saja, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Rumah-rumah yang berada tepat di bawah tebing kini dalam kondisi rawan. Tim petugas dan relawan pun disiagakan penuh untuk memantau situasi dan bersiap melakukan evakuasi lanjutan jika kondisi memburuk.

Tak hanya mengancam permukiman, longsoran juga menutup sekitar 500 meter area persawahan warga di bagian atas kampung. Pergeseran tanah di lokasi tersebut dikhawatirkan bisa memperluas dampak bencana hingga ke area hunian.

Warga yang tinggal di sekitar lokasi sudah dipindahkan ke titik aman untuk sementara waktu, sementara masyarakat lain yang berada di zona lebih jauh diminta tetap waspada.

Petugas bersama aparat desa dan warga setempat kini berjaga siang dan malam, mengantisipasi kemungkinan terburuk, terutama saat hujan deras kembali mengguyur.

BPBD pun mengeluarkan imbauan kepada masyarakat di wilayah rawan longsor dan banjir diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi jika melihat tanda-tanda alam yang mencurigakan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *