KITAINDONESIASATU.COM – Nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS diperkirakan mengalami pergerakan fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Rabu, 29 April 2026.
Tekanan ini dipicu oleh kondisi global yang belum stabil, terutama terkait ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi sentimen pasar.
Sentimen Global Jadi Faktor Utama Pergerakan Rupiah
Pada perdagangan sebelumnya, rupiah tercatat mengalami penurunan tipis dan berada di kisaran Rp17.200-an per dolar AS.
Kondisi ini sejalan dengan pelemahan sejumlah mata uang di kawasan Asia, yang turut tertekan oleh penguatan dolar sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global.
Penguatan dolar terjadi karena meningkatnya sikap hati-hati investor terhadap risiko global.
Ketidakjelasan situasi politik dan keamanan di Timur Tengah membuat pelaku pasar cenderung memindahkan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman.



