KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah China resmi memblokir akuisisi startup kecerdasan buatan Manus oleh Meta yang nilainya disebut mencapai lebih dari 2 miliar dolar AS.
Keputusan ini menambah panas persaingan teknologi antara China dan Amerika Serikat, khususnya dalam pengembangan artificial intelligence atau AI.
Otoritas China meminta transaksi akuisisi tersebut dibatalkan dan para pihak menarik proses pembelian.
Langkah ini memaksa Meta membatalkan rencana mengambil alih Manus, startup AI yang sebelumnya menarik perhatian lewat teknologi agen AI serbaguna.
Manus dikenal lewat sistem AI yang mampu menjalankan berbagai tugas seperti pemrograman, riset pasar, hingga pengelolaan anggaran.
Meski tidak membangun model AI sendiri, perusahaan ini memanfaatkan teknologi large language model yang sudah ada dan dikembangkan menjadi agen cerdas.
Persaingan AI China dan AS Kian Sengit
Pemblokiran ini dinilai mencerminkan sikap tegas China dalam menjaga aset teknologi strategis, terutama di sektor deep-tech dan kecerdasan buatan yang dianggap terkait keamanan nasional.
Keputusan tersebut juga memunculkan sinyal bahwa Beijing semakin selektif terhadap investasi asing di sektor teknologi maju.
Langkah ini bisa menjadi preseden baru bagi transaksi lintas negara yang melibatkan startup AI asal China.


