NewsBerita Utama

Demi Kesehatan, Jemaah Haji Lansia Diminta Hindari Paksaan Salat Arbain

×

Demi Kesehatan, Jemaah Haji Lansia Diminta Hindari Paksaan Salat Arbain

Sebarkan artikel ini
jemaah haji
jemaah haji asal RI. (Dok. Kemenag)

KITAINDONESIASATU.COM – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengeluarkan imbauan penting bagi jEmaah calon haji Indonesia, terutama kelompok lanjut usia (lansia), agar tidak memaksakan diri menjalankan salat Arbain di Masjid Nabawi demi menjaga stamina selama berada di Madinah.

Salat Arbain sendiri merupakan rangkaian ibadah salat 40 waktu secara berjamaah yang dilakukan berturut-turut di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, yang umumnya berlangsung sekitar delapan hari.

Petugas Bimbingan dan Ibadah (Bimbad) Daker Bandara PPIH Arab Saudi, Anis Diyah Puspita, menyampaikan bahwa salat Arbain bukan bagian dari rukun maupun kewajiban ibadah haji, sehingga tidak ada keharusan bagi jemaah untuk melaksanakannya secara penuh.

Ia menekankan, bahwa kondisi fisik jemaah harus tetap dijaga dengan baik, mengingat puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) membutuhkan stamina yang prima. Wukuf di Arafah bahkan disebut sebagai inti utama ibadah haji yang tidak bisa ditinggalkan.

“Jangan sampai jamaah terlalu memaksakan 40 waktu salat di Masjid Nabawi, tetapi justru kelelahan saat puncak haji di Arafah,” katanya.

Meski demikian, jemaah tetap diperbolehkan melaksanakan salat di Masjid Nabawi jika kondisi memungkinkan. Namun jika merasa lelah atau tidak fit, mereka dianjurkan untuk beribadah di pemondokan tanpa perlu memaksakan diri.

Dari total sekitar 203.000 jemaah haji reguler Indonesia, tercatat 44.432 di antaranya merupakan lansia. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi petugas haji, mulai dari pendamping, ketua regu, hingga ketua rombongan.

Adapun gelombang pertama jemaah telah tiba sejak 22 April 2026 dan menetap di Madinah sekitar sembilan hari. Sementara gelombang kedua dijadwalkan tiba mulai 7 Mei 2026 melalui Bandara Jeddah, dengan puncak ibadah haji berupa wukuf di Arafah yang direncanakan pada 26 Mei 2026. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *