KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menuding Amerika Serikat berusaha menguasai dan merebut cadangan minyak serta sumber energi milik negara-negara lain.
Ia menilai setiap langkah militer maupun politik yang diambil Washington terhadap negara seperti Iran dan Venezuela memiliki tujuan utama yang sama: mengamankan akses dan kendali atas kekayaan alam tersebut.
Dalam wawancara yang disiarkan saluran televisi milik pemerintah negaranya, Lavrov menyatakan bahwa AS sejatinya hanya mementingkan kepentingan dan kesejahteraan negaranya sendiri.
AS bahkan rela menggunakan cara apa pun—mulai dari upaya kudeta, penculikan, hingga pembunuhan pemimpin negara yang memiliki sumber daya alam melimpah—demi mewujudkan tujuannya dalam perebutan sumber energi dunia tersebut.
Menurut penjelasan Lavrov, intervensi militer dan politik yang dilakukan AS di Iran dan Venezuela merupakan bagian dari kebijakan luar negeri AS yang terstruktur, yang fokus utamanya adalah memastikan kendali penuh atas cadangan minyak kedua negara itu.
Ia menambahkan bahwa saat ini Washington bahkan tak lagi berusaha menyembunyikan motivasi di balik langkah-langkahnya tersebut.
“Ketika berbicara tentang Venezuela maupun Iran, pihak Amerika Serikat tak lagi menutupi bahwa semua yang dilakukan itu tidak lain dan tidak bukan adalah soal minyak. Mereka memiliki strategi tersendiri untuk mendominasi dan mengatur jalannya pasar energi dunia,” tegasnya dalam pernyataan yang turut memicu pembahasan soal ketegangan geopolitik global.


