Berita UtamaInternasional

Aksi Kontroversial di Gaza, MER-C Desak Dunia Kecam Israel

×

Aksi Kontroversial di Gaza, MER-C Desak Dunia Kecam Israel

Sebarkan artikel ini
RS INDONESIA DI GAZA
RS Indonesia di Gaza.

KITAINDONESIASATU.COM – Organisasi kemanusiaan MER-C Indonesia meluapkan kemarahan besar setelah militer Israel Defense Forces dilaporkan menduduki reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara—bahkan nekat memasang spanduk propaganda bertuliskan Rising Lion di atas bangunan tersebut.

Dalam pernyataan resminya, MER-C menyebut aksi ini bukan sekadar pelanggaran biasa. Ini adalah kejahatan kemanusiaan serius yang mencederai Konvensi Jenewa 1949 serta menyalahgunakan fungsi fasilitas medis yang seharusnya dilindungi dalam konflik perang.

Tak hanya itu, tindakan ini juga dianggap sebagai provokasi brutal yang melukai hati nurani rakyat Indonesia dan Palestina. RS Indonesia sendiri merupakan simbol nyata solidaritas—dibangun dari donasi masyarakat Indonesia sejak 2011 dan mulai beroperasi pada 2015.

Rumah sakit tersebut bahkan diresmikan langsung oleh Wakil Presiden RI ke-12, Jusuf Kalla, pada 2016. Kini, bangunan yang dulu menjadi harapan justru berubah menjadi titik propaganda militer.

MER-C pun mendesak Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk segera melayangkan nota protes keras kepada pihak Israel. Mereka juga menuntut agar seluruh pasukan Israel segera angkat kaki dari Gaza yang disebut diduduki secara ilegal.

Fakta mencengangkan lainnya, sejak Oktober 2023 hingga gencatan senjata pada Oktober 2025, tercatat lebih dari 300 serangan terjadi di area RS Indonesia dan sekitarnya. Kini, menurut sumber lokal, bangunan tersebut telah kosong tanpa aktivitas—menyisakan puing dan luka mendalam.

Sementara itu, Kemlu RI juga angkat suara, menyebut pemasangan simbol militer di atas reruntuhan rumah sakit sebagai tindakan sangat provokatif dan tidak bisa dibenarkan. Mereka menegaskan, aksi ini adalah bentuk penghinaan terhadap fasilitas kemanusiaan yang dibangun dari solidaritas rakyat Indonesia untuk Palestina. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *