KITAINDONESIASATU.COM – Jagat media sosial sempat dibuat heboh dengan isu panas soal rencana pemerintah mengelola rekening kas masjid. Namun, Kementerian Agama (Kemenag) langsung pasang badan dan membantah keras kabar tersebut.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa informasi yang beredar itu adalah hoaks alias tidak benar. Ia memastikan pemerintah tidak pernah memiliki rencana mengambil alih pengelolaan dana kas masjid.
Isu ini mencuat setelah beredarnya meme dan video yang menampilkan foto Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar dengan narasi pembentukan rekening kas masjid yang akan dikelola pemerintah. Menurut Thobib, konten tersebut sengaja dibuat untuk memancing kegaduhan publik.
“Kami menegaskan, bahwa Menag tidak pernah berbicara soal Rekening Kas Masjid sebagaimana framing konten yang viral tersebut,” tegasnya dalam keterangan pers, Senin (21/4).
Ia menekankan, pengelolaan kas masjid tetap sepenuhnya menjadi kewenangan pengurus masjid, seperti Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau takmir. Prinsipnya adalah mandiri, berbasis kepercayaan jemaah, dan tanpa intervensi pemerintah.
Justru, lanjut Thobib, Kemenag terus mendorong pengelolaan masjid yang profesional, transparan, dan akuntabel—bukan mengambil alih dana umat.
Di tengah derasnya arus informasi, masyarakat diminta tidak mudah terpancing isu liar. Kemenag mengingatkan agar selalu mengecek kebenaran informasi melalui kanal resmi pemerintah. (*)



