KITAINDONESIASATU.COM – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Selasa siang dipastikan dipicu aktivitas tektonik pada Lempeng Indo-Australia.
Informasi Gempa bumi ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika setelah melakukan analisis terhadap sumber gempa yang terjadi di kawasan Timor Tengah Utara.
Hasil pemantauan menunjukkan gempa memiliki magnitudo 5,7 dengan kedalaman sekitar 60 kilometer. Episenter berada di laut, sekitar 54 kilometer barat laut Timor Tengah Utara.
Jenis gempa ini tergolong dangkal dan dipicu oleh pergerakan naik atau thrust fault di zona tumbukan lempeng.
Dampak Gempa Bumi Terasa di Sejumlah Wilayah NTT
Getaran gempa dilaporkan terasa cukup kuat di sejumlah daerah, termasuk Atambua dan Maumere.
Selain itu, guncangan juga dirasakan di Kupang, Kefamenanu, hingga Larantuka dengan intensitas yang bervariasi.
Meski terasa luas, BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hingga beberapa waktu setelah kejadian, tercatat satu gempa susulan dengan kekuatan lebih kecil.


