KITAINDONESIASATU.COM – Delapan korban dalam insiden jatuhnya helikopter di wilayah Sekadau akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan pada Jumat (17/4/2026).
Seluruh korban helikopter dinyatakan meninggal dunia setelah proses pencarian yang melibatkan berbagai unsur penyelamat.
Proses Evakuasi Korban Helikopter Libatkan TNI AU dan Tim Gabungan
Evakuasi dilakukan menggunakan helikopter milik TNI Angkatan Udara yang diterjunkan dalam misi lanjutan.
Seluruh jenazah korban kemudian dibawa ke Lanud Supadio untuk penanganan lebih lanjut.
Pihak TNI AU menyatakan akan terus memberikan dukungan penuh dalam proses evakuasi dan memastikan keselamatan seluruh tim yang bertugas di lapangan.
Helikopter sipil dengan kode registrasi PK-CFX milik perusahaan penerbangan swasta sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat melakukan penerbangan dari Bandara Sintang menuju Kubu Raya. Pesawat tersebut mengangkut dua kru dan enam penumpang.
Kontak terakhir terjadi pada pagi hari sebelum akhirnya komunikasi terputus. Dalam upaya pencarian, tim mengerahkan helikopter jenis Super Puma serta personel dari pasukan khusus dan Basarnas untuk menyisir area dari udara.
Lokasi jatuhnya helikopter akhirnya ditemukan di kawasan perbukitan. Peristiwa ini menjadi perhatian serius dan mengingatkan pentingnya keselamatan dalam transportasi udara, terutama di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang.(*)


