KITAINDONESIASATU.COM – Berikut ini merupakan teks khutbah Jumat 10 April 2026 bertema tentang perdamaian.
Teks khutbah Jumat 10 April 2026 atau hari ini bertema perdamaian.
Sesuai dengan kondisi dunia pada saat ini yang tengah di ancaman perang dunia ketiga.
Teks Khutbah Jumat 10 April 2026
Khutbah I
اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَضْحَكَ وَأَبْكَى، وَأَمَاتَ وَأَحْيَا، وَخَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنْثَى. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ حَبِيْبَنَا وَ نَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، السِّرَاجُ الْمُنِيْرُ وَالْبَشِيْرُ النَّذِيْرُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى محمد وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أُوْلِي الْفَضْلِ وَالنُّهَى، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْمُلْتَقَى.
أَمَّا بَعْدُ, فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.
قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا * يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, Islam, dan kedamaian dalam kehidupan.
Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah, perdamaian adalah ajaran utama dalam Islam.
Allah memerintahkan kita untuk menyebarkan kasih sayang, menjauhi permusuhan, dan mengutamakan persaudaraan.
Hidup damai akan menghadirkan ketenangan hati, memperkuat ukhuwah, serta menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.
Sebaliknya, perpecahan dan kebencian hanya akan merusak tatanan kehidupan.
Oleh karena itu, marilah kita senantiasa menjaga lisan, menahan emosi, dan mengedepankan sikap saling memaafkan dalam setiap perbedaan.
Allah SWT berfirman agar kita masuk ke dalam kedamaian secara menyeluruh dan tidak mengikuti langkah-langkah setan yang memecah belah manusia.
Maka, sebagai umat Islam, kita wajib menjadi pelopor perdamaian di lingkungan keluarga, tempat kerja, dan masyarakat.


