Berita UtamaNews

Iran Kerahkan Kaum Muda Sebagai Perisai Manusia untuk Melindungi PTN dari Serangan AS

×

Iran Kerahkan Kaum Muda Sebagai Perisai Manusia untuk Melindungi PTN dari Serangan AS

Sebarkan artikel ini
PLTN Iran
PLTN Iran yang mendapatkan ancaman perusakan dari AS yang ikerahkan dengan perisao manusia di lokasi.

KITAINDONESIASATU.COM – Ancaman Amerika Serikat yang akan menghancurkan pembangkit listrik terbesar di Iran mendapatkan reaksi dari warga Iran secara mengejutkan.

Saat ini Iran sedang memobilisasi kaum muda, seniman, dan atlet untuk membentuk perisai manusia guna melindungi pembangkit listrik setelah Presiden AS Donald Trump menetapkan tenggang waktu untuk melakukan penyerangan, pada tanggal 7 April 2026.

Acaman Donal Trump itu terkait penutupan Selat Hormuz oleh Iran sebagai pembalasan atas pembunuhan Pemimpin Tertingginya, yang menyebabkan harga minyak melonjak dunia melonjak.

Presiden Donald Trump memposting pesan marah di Truth Social, menetapkan tenggat waktu agar selat tersebut dibuka kembali pada hari Selasa, 7 April atau Rabu, 8 April 2026 waktu AS.

Baca Juga  Jadwal Perpanjangan SIM Keliling Sidoarjo Bulan Januari 2025

Pernyataan itu berbunyi: “Selasa ini di Iran akan menjadi ‘hari pemboman pembangkit listrik’ dan ‘hari pemboman jembatan’ sekaligus. Tidak akan pernah ada yang seperti ini lagi!!! Bukalah selat sialan itu, kalian bodoh, atau kalian semua akan masuk neraka, tunggu saja! Segala puji bagi Allah, Presiden Donald J. Trump,” tulisnya dalam unggahan itu.

Namun cuitan itu mendapatkan reaksi sebaliknya jika Iran tidak akan mundur, terkait ancaman yang disuarakan Presiden AS dari Partai Republik itu.

Bahkan terkait ancaman itu Alireza Rahimi, Wakil Menteri Olahraga dan Pemuda Iran menyerukan kepada para pelajar, atlet, seniman, dan organisasi pemuda di seluruh negeri untuk membentuk perisai manusia.

Baca Juga  Mantan Menhan AS Menilai Masalah Selat Hormuz Taktik Tekanan Amerika yang Tidak Dipersiapkan Washington

Perisai manusia akan dilakukan di sekitar pembangkit listrik di seluruh negeri untuk mengutuk ancaman AS untuk menyerang mereka, di bawah nama proyek “Rantai Manusia Pemuda Iran untuk Masa Depan yang Cerah.”

Iran menyerukan masyarakat untuk berkumpul pada hari Selasa pukul 14.00 waktu setempart, di sekitar pembangkit listrik, yang dianggap sebagai aset nasional, terlepas dari pendirian politik mereka.

Ini adalah taktik yang pernah digunakan Iran sebelumnya, yaitu menggunakan perisai manusia di sekitar lokasi nuklir selama periode ketegangan yang meningkat dengan Barat. **

Baca Juga  Iran Buka Suara! Akhiri Perang Bukan di Meja Lawan, Tapi Sesuai Syarat Sendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *