KITAINDONESIASATU.COM – Ketegangan Timur Tengah makin memanas, tapi Iran justru tampil percaya diri. Menteri Perminyakan, Mohsen Paknejad, menegaskan pasokan bahan bakar negaranya tetap aman meski dihantam tekanan militer dari Amerika Serikat dan Israel.
Paknejad mengungkapkan diskon penjualan minyak Iran kini menyusut drastis, sementara harga jual rata-rata justru melonjak tajam—sinyal bahwa sektor energi mereka masih kuat di tengah konflik.
“Tidak ada alasan untuk khawatir. Pasokan aman, semua langkah sudah kami siapkan,” ujarnya.
Situasi makin panas setelah Donald Trump melontarkan ultimatum keras: siap menghancurkan fasilitas energi vital Iran, mulai dari pembangkit listrik hingga ladang minyak.
Konflik memuncak sejak serangan gabungan AS dan Israel ke sejumlah target di Iran, termasuk ibu kota Teheran. Aksi ini memicu korban sipil dan kerusakan besar.
Tak tinggal diam, Iran langsung membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah. (Sumber: Sputnik)
