KITAINDONESIASATU.COM – Front Perlawanan dikabarkan bakal menunjukkan aksi baru dalam waktu dekat. Sumber informasi regional menyebut Yaman semakin solid dalam koordinasi Front Perlawanan kejutan baru hari mendatang.
Hal itu merupakan kabar baru mengejutkan datang dari kawasan Timur Tengah.
Perlu diketahui, Israel belakangan ini berusaha untuk melaksanakan strategi baru, untuk mencegah persatuan kelompok perlawanan.
Di luar dugaan, strategi itu disebut gagal total. Bergabungnya Yaman dalam konflik memperkuat posisi Front Perlawanan.
Analisis Front Perlawanan kejutan baru hari mendatang ini didasarkan pada konsolidasi kekuatan Iran dan mitra regionalnya.
AS dan Israel bersama sejumlah pemerintah regional disebut telah menggandakan upaya pecah-belah Front Perlawanan.
Namun, upaya tersebut tidak berhasil membendung soliditas Yaman dan sekutunya. Dinamika Front Perlawanan kejutan baru mendatang ini semakin kompleks dengan keterlibatan multipihak.
Kekhawatiran utama rezim Israel kini tertuju pada potensi penutupan Selat Bab al-Mandab.
