KITAINDONESIASATU.COM — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau Kementerian ESDM memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) dalam kondisi aman selama masa arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah, khususnya di wilayah Lampung.
Kepastian tersebut disampaikan setelah tim dari Posko Nasional ESDM melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik strategis, termasuk Pelabuhan Bakauheni dan rest area di ruas Tol Trans Sumatera.
Hasil pemantauan menunjukkan distribusi BBM untuk kapal penyeberangan berjalan lancar tanpa kendala.
Koordinasi dengan operator penyeberangan juga terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan bahan bakar tetap terpenuhi, meskipun terdapat catatan perlunya peningkatan kapasitas fasilitas penyimpanan di wilayah tertentu.
Selain itu, pengecekan di SPBU yang berada di jalur tol menunjukkan stok BBM untuk seluruh jenis produk dalam kondisi mencukupi, meski terjadi lonjakan konsumsi selama periode mudik dan arus balik.
Konsumsi BBM Naik, LPG Stabil
Data yang dihimpun menunjukkan peningkatan signifikan pada konsumsi BBM jenis pertamax dan pertalite masing-masing sekitar 50 persen dan 30 persen.
Sebaliknya, konsumsi solar mengalami penurunan akibat pembatasan operasional kendaraan angkutan barang selama libur Lebaran.
Di sisi lain, pasokan LPG di stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji (SPPBE) terpantau stabil. Konsumsi LPG di wilayah Lampung tidak mengalami lonjakan berarti, yang diduga dipengaruhi tingginya arus mudik keluar daerah.
Cadangan Energi Nasional Aman
Untuk skala nasional, cadangan energi juga berada pada level aman. Stok bensin diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 21 hari ke depan, sementara pertamina dex tercatat memiliki cadangan lebih dari 40 hari dan avtur sekitar 30 hari.(*)

