KITAINDONESIASATU.COM – PT Jasa Raharja mencatat kabar positif dalam pelaksanaan mudik dan balik Lebaran 2026. Berdasarkan data evaluasi terbaru, jumlah kasus kecelakaan lalu lintas nasional tercatat mengalami penurunan sebesar 5,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, Jumat 27 Maret 2026 menyampaikan bahwa tren penurunan ini juga diikuti oleh berkurangnya jumlah korban meninggal dunia secara signifikan.
“Penurunan tingkat fatalitas ini menjadi indikator keberhasilan sinergi antara kebijakan pemerintah, pengawasan ketat pihak kepolisian, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berkendara dengan aman,” katanya.
Faktor pendukung utama penurunan ini adalah masifnya program mudik gratis yang diselenggarakan berbagai instansi, yang efektif mengurangi jumlah pemudik pengguna sepeda motor di jalur rawan. Selain itu, kesiapan jalur tol dan arteri yang lebih baik serta penanganan cepat petugas di lapangan dalam mengevakuasi korban kecelakaan turut meminimalisir dampak fatalitas.
Jasa Raharja berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan santunan yang cepat bagi para korban yang terdalam data kecelakaan.
Meski angka menurun, pihak Jasa Raharja tetap mengimbau para pemudik yang masih dalam perjalanan arus balik untuk selalu mengutamakan keselamatan dan memanfaatkan fasilitas rest area jika merasa lelah guna menghindari risiko kecelakaan akibat kantuk.
Sebelumnya, Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho juga menyebut angka korban meninggal akibat kecelakaan arus mudik-balik Lebaran 2026 turun 5,4 persen dibanding tahun lalu. Ini berkat kerja keras semua pihak dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026 di seluruh Indonesia. (*)
