KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki puncak periode arus balik, volume kendaraan yang mengarah ke Jakarta mulai menunjukkan lonjakan signifikan pada Selasa malam (24/3/2026). Kepadatan paling mencolok terpantau di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek), di mana ribuan kendaraan dari arah Trans Jawa dan Bandung mulai memadati badan jalan secara bersamaan.
Laju kendaraan di beberapa titik krusial, seperti Kilometer 66 yang merupakan pertemuan arus Tol Cipali dan Tol Purbaleunyi, mengalami perlambatan hingga kecepatan di bawah 30 km/jam. Selain volume kendaraan yang masif, kepadatan juga dipicu oleh antrean masuk dan keluar di sejumlah rest area, seperti KM 62 dan KM 42, yang menjadi titik lelah bagi para pengemudi jarak jauh.
Guna mengurai kemacetan yang terus memanjang, pihak kepolisian bersama PT Jasa Marga mulai menerapkan one way nasional pada Selasa (24/3/2026) siang dan menyiagakan skema rekayasa lalu lintas berupa contraflow di titik-titik paling krusial.
Petugas di lapangan terus melakukan pengaturan manual untuk memastikan arus dari arah timur tetap mengalir meski dalam kecepatan terbatas.
Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho mengungkapkan, para pengendara diimbau untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima dan kendaraan dalam status layak jalan.
“Selain itu, pemudik diminta untuk selalu memantau informasi terkini mengenai jadwal rekayasa jalan satu arah (one way) dan memastikan saldo kartu elektronik mencukupi guna menghindari penumpukan di gerbang tol utama,” katanya. (*)
