KITAINDONESIASATU.COM – Banjir yang melanda Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, akhirnya berangsur surut setelah sejak Jumat malam wilayah tersebut terendam akibat luapan sungai.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat melaporkan kondisi permukiman sudah kembali normal dan tidak terdapat genangan air banjir yang mengancam rumah warga.
BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Banjir yang terjadi hanya merendam sejumlah rumah dan memaksa sebagian warga untuk mengungsi sementara.
Peristiwa ini dipicu hujan lebat yang mengguyur kawasan pedalaman Aceh Barat, sehingga menyebabkan aliran sungai di Desa Lawet dan sekitarnya meluap.
Pemantauan Banjir Dilanjutkan BPBD
Meski air telah surut, BPBD Aceh Barat masih menyiagakan personel di lokasi terdampak untuk memantau kemungkinan banjir susulan.
Sebagian besar wilayah Aceh Barat dilaporkan masih diguyur hujan dengan intensitas bervariasi, sehingga otoritas setempat tetap berhati-hati terhadap potensi kenaikan permukaan air sungai.
Petugas juga melakukan pendataan awal terkait kerusakan serta memastikan kebutuhan warga yang sempat mengungsi dapat segera ditangani.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada dan melaporkan setiap perubahan kondisi lingkungan, terutama di area yang dekat dengan aliran sungai.
Upaya pemulihan terus dilakukan untuk memastikan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal pascabanjir.(*)

