KITAINDONESIASATU.COM – Lonjakan arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa di jalur selatan Jawa Barat.
Volume kendaraan yang melintas di kawasan Nagreg tercatat meningkat signifikan menjelang puncak arus mudik.
Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung mencatat hingga Kamis malam, jumlah kendaraan yang melintas mencapai 129.328 unit. Arus kendaraan didominasi pemudik yang menuju wilayah Garut dan Tasikmalaya.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibanding hari sebelumnya dan diperkirakan terus bertambah hingga malam hari. Bahkan, laju kendaraan sempat menyentuh rata-rata 7.000 unit per jam.
Kepadatan Arus Mudik Terjadi di Titik Rawan
Kepadatan lalu lintas tidak dapat dihindari, terutama di beberapa titik rawan seperti turunan dan tikungan di kawasan Cikaledong.
Meski demikian, arus kendaraan masih dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan.
Lonjakan volume kendaraan ini menjadi pola tahunan yang sering terjadi menjelang puncak arus mudik Lebaran.
Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan
Untuk mengurai kemacetan, petugas memberlakukan sistem satu arah atau one way secara situasional. Langkah ini dinilai cukup efektif menjaga kelancaran arus kendaraan.
Petugas juga mengimbau para pemudik agar tetap berhati-hati, mematuhi aturan, dan mengikuti arahan demi keselamatan selama perjalanan mudik.(*)
