KITAINDONESIASATU.COM – Situasi Timur Tengah kembali memanas. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian melontarkan ancaman keras usai tewasnya tokoh penting Iran, Ali Larijani, dalam serangan yang dikaitkan dengan Israel.
Pezeshkian bersumpah akan melakukan pembalasan keras terhadap pihak yang dianggap bertanggungjawab atas kematian Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi tersebut. Pernyataan tegas ini langsung memicu kekhawatiran eskalasi konflik yang lebih luas.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Israel, Katz, mengklaim bahwa Larijani tewas dalam serangan yang terjadi di Teheran. Kabar tersebut kemudian dikonfirmasi oleh pihak kantor Larijani sendiri.
Dalam pernyataan resminya, Pezeshkian menyebut serangan itu sebagai aksi teror brutal yang menumpahkan darah para martir Iran, sekaligus menegaskan bahwa balasan setimpal tak terelakkan.
Selain ancaman balasan, Presiden Iran juga menyampaikan duka mendalam atas kehilangan salah satu tokoh strategis negara tersebut—sebuah momen yang kini berpotensi mengubah peta ketegangan kawasan. (Sumber: Sputnik)


