News

H-7 Lebaran, Hampir 50 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Naik Kereta

×

H-7 Lebaran, Hampir 50 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Naik Kereta

Sebarkan artikel ini
Tiket Kereta Api
Ilustrasi.

KITAINDONESIASATU.COM – Gelombang besar arus mudik mulai terasa di ibu kota. PT Kereta Api Indonesia melalui KAI Daop 1 Jakarta mencatat hampir 50 ribu penumpang berangkat meninggalkan Jakarta pada Sabtu (14/3) ini, tepat pada H-7 menuju Idul Fitri 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 21 April mendatang.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan hingga pukul 11.42 WIB jumlah penumpang yang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta telah menembus 49.895 orang.

Sementara itu, arus penumpang yang tiba di Jakarta pada hari yang sama tercatat mencapai 30.841 orang. Namun angka tersebut masih berpotensi berubah karena penjualan tiket kereta masih terus berlangsung.

Di Stasiun Gambir, lonjakan pemudik terlihat paling signifikan. Tercatat sebanyak 17.176 penumpang berangkat dari stasiun utama tersebut, sedangkan 7.711 penumpang tiba di Jakarta melalui stasiun yang sama.

Untuk menghadapi lonjakan besar arus mudik tahun ini, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan kereta reguler serta menambah 12 perjalanan tambahan dari Stasiun Gambir.

Beberapa kereta api jarak jauh yang menjadi favorit pemudik selama musim mudik tahun ini antara lain KA Pandalungan, KA Argo Semeru, KA Gunungjati, KA Cakrabuana, KA Pangandaran, serta KA Batavia.

Sejak masa angkutan Lebaran dimulai pada 11 Maret hingga 14 Maret 2026, total penumpang yang telah berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 166.821 orang, sementara penumpang yang tiba tercatat sebanyak 88.325 orang.

KAI juga telah menyiapkan total 1.076.196 kursi selama periode angkutan Lebaran. Dari jumlah tersebut, sebanyak 698.021 tiket kereta api jarak jauh sudah terjual, membuat tingkat okupansi kereta mencapai sekitar 65 persen.

Meski begitu, sekitar 377.902 kursi masih tersedia bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan mudik dari Jakarta.

Data penjualan tiket juga menunjukkan periode 11–20 Maret menjadi puncak pembelian tiket dengan total 451.219 tiket terjual dalam 10 hari. Beberapa tanggal yang paling diburu penumpang antara lain 15 Maret (51.044 tiket), 18 Maret (49.663 tiket), 19 Maret (49.023 tiket), 16 Maret (48.669 tiket), dan 17 Maret (47.275 tiket).

Franoto mengingatkan bahwa pada periode 15–20 Maret 2026, sisa kursi kereta bahkan tinggal di bawah 1.000 tempat duduk per hari, menandakan banyak perjalanan yang hampir sepenuhnya terisi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *