KITAINDONESIASATU.COM – Terjadi sebuah kejutan besar dalam peta politik Bengkulu. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari, pada Senin (9/3/2026) malam. Penangkapan ini mengejutkan publik mengingat Fikri merupakan tokoh muda yang sedang naik daun di wilayah tersebut.
Fikri Thobari dikenal sebagai politisi muda energik yang menjabat sebagai Bupati Rejang Lebong periode 2024-2029. Sebelum menduduki kursi orang nomor satu di “Kota Curup”, Fikri memiliki latar belakang pengusaha sukses dan aktif di berbagai organisasi kepemudaan.
Ia juga merupakan Ketua DPD PAN Rejang Lebong yang berhasil membawa partai tersebut meraih suara signifikan pada pemilu legislatif lalu.
Karier politiknya memuncak saat ia memenangkan Pilkada serentak 2024 dengan janji perubahan dan transparansi birokrasi. Sosoknya yang merakyat dan sering turun ke lapangan membuatnya cukup populer di kalangan milenial dan petani kopi di wilayah pegunungan Bengkulu tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim penindakan KPK mengamankan Fikri beserta beberapa pejabat dinas dan pihak swasta di sebuah lokasi di Curup. Dugaan sementara, penangkapan ini terkait dengan suap proyek infrastruktur jalan dan jembatan yang didanai oleh APBD tahun anggaran 2025/2026. Sejumlah uang tunai dalam pecahan rupiah dikabarkan turut disita sebagai barang bukti.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo KPK mengatakan, Fikri Thobari sudah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Bengkulu sebelum diterbangkan ke Gedung Merah Putih Jakarta untuk penentuan status hukum dalam 1×24 jam.(*)


