KITAINDONESIASATU.COM – Nilai tukar rupiah menunjukkan taji pada awal perdagangan Selasa (10/3) di Jakarta. Mata uang Garuda tercatat melesat 63 poin atau sekitar 0,37 persen sehingga berada di level Rp16.886 per dolar AS, setelah pada penutupan sebelumnya masih bertengger di posisi Rp16.949 per dolar AS.
Penguatan ini menjadi sinyal positif bagi pasar keuangan domestik, setelah rupiah sempat berada di bawah tekanan terhadap United States Dollar dalam beberapa waktu terakhir.
Pergerakan di awal sesi perdagangan tersebut pun langsung menjadi sorotan pelaku pasar karena menunjukkan momentum penguatan yang cukup tajam. (*)
