Berita UtamaSepakbola

Permainan Indah Gaya Spanyol yang Diusung Pelatih Marcos Tak Cukup Menjamin Persik Meraih Poin

×

Permainan Indah Gaya Spanyol yang Diusung Pelatih Marcos Tak Cukup Menjamin Persik Meraih Poin

Sebarkan artikel ini
Marcos Reina Torres
Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Tores. foto: persik official

KITAINDONESIASATU.COM – Persaingan sangat ketat terjadi di kompetisi Liga Indonesia membuat pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres dituntut harus bekerja ekstra keras dan kreativitas serta strategi permaianan.

Pelatih asal Spanyol ini mengungkapkan persaingan yang terjadi di Liga Indonesia dirasakannya berbeda dengan liga negara yang pernah disinggahinya selama ini yang pernah melatih di sejumlah liga seperti Liga AS, Meksiko hingga Andorra.

Pria berusia 41 tahun ini mengaku yang terjadi di Indonesia persaingan begitu ketat dan lebih sulit membuatnya harus mengeluarkan seluruh kemampuan untuk mendapatkan kemenangan dalam memoles timnya Persik Kediri agar bisa bersaing.

Marcos mengatakan persaingan di Super League Indonesia berkarakter berbeda dengan liga yang selama ini pernah ia rasakan, karena di Indonesia persaingan ketat sehingga tim dituntut agar memiliki kualitas jika ingin memenangi pertandingan, dan ini membuatnya lebih tertantang.

Oleh sebab itu menghadapi situasi seperti ini dia mengaku harus bekerja keras menyiapkan taktik terbaik dan lebih kreatif dengan menyesuaikan kemampuan lawan.

Setiap pertandingan punya tantangan berbeda, karena setiap lawan yang dihadapi tim memiliki gaya bermain yang berbeda, untuk memenangkan pertandingan harus benar-benar bermain bagus, sementara di sisi lain juga harus siap kalah.

Bermain di Super League tidak cukup tim harus bermain bagus dan cantik, tetapi tiap tim harus memiliki tenaga dan spirit besar saat di lapangan, itulah yang dirasakan saat menghadapi Persis Solo dan Persik harus kehilangan poin, pertandingan berakhir dengan kekalahan 1-2.

Oleh karena itu saat menghadapi PSBS Biak ini Persik Kediri dituntut agar tampil lebih rapi dan cantik tetapi tenaga pemain Persik Kediri harus lebih besar dibanding menghadapi permainan Persis Solo.

Sejak dikontrak Persik pada 4 Desember 2025, Marcos dinilai memberikan warga baru dalam permainan Macan Putih, sehingga pemain Persik Kediri tampil dengan penguasaan bola yang kuat agresif menyerang.

Gaya sepak bola indah Spanyol yang diusung Marcos Reina ternya belum cukup menjadi jaminan Persik Kediri untuk selalu meraih poin absolut dalam setiap laga di kompetisi Super League Indonesia saat ini. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *