KITAINDONESIASATU.COM – Irjen Pol Karyoto resmi ditunjuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolda Metro Jaya pada 27 Maret 2023, menggantikan Fadil Imran yang kini menjabat sebagai Kabaharkam Polri.
Karyoto merupakan perwira tinggi Polri dengan pengalaman luas, yang dikenal publik terutama saat menjabat sebagai Deputi Penindakan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lahir di Pemalang, Jawa Tengah pada 27 Oktober 1968, Karyoto memulai kariernya di Kepolisian setelah lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1990.
Sepanjang kariernya, ia pernah menjabat sebagai Kapolres Ketapang, Kapolresta Barelang, hingga Direskrimum Polda DIY.
Dia juga pernah mengisi berbagai posisi penting di Bareskrim Polri dan BNN sebelum diangkat menjadi Wakapolda Sulawesi Utara dan Wakapolda DIY.
BACA JUGA : PROFIL Ahmed Al Kaf Pimpin Laga Bahrain vs Indonesia, Rekam Jejak Kontroversial Jadi Sorotan
Pada tahun 2020, Karyoto dipercaya sebagai Deputi Penindakan KPK, sebelum akhirnya diangkat menjadi Kapolda Metro Jaya pada 2023.
Prestasi Karyoto di KPK sangat mencolok, terutama dalam menangani kasus suap yang melibatkan mantan Bupati Tanah Bumbu, Mardani Maming, serta korupsi yang menyeret mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo.
Ia juga dikenal atas keputusannya bersama Endar Priantoro untuk tidak melanjutkan kasus Formula E karena kurangnya bukti.
Selain itu, Karyoto juga berperan dalam pengungkapan kasus korupsi Bupati Kapuas, Ben Brahum S Bahat, dan istrinya, Ary Egahni Ben Bahat.






