KITAINDONESIASATU.COM – Misi mustahil? Inter Milan memang tertinggal 1-3 dari Bodo/Glimt, tapi pelatih Cristian Chivu tak mau menyerah! Menjelang leg kedua Inter Milan vs Bodo/Glimt Liga Champions 2026 di San Siro, Chivu yakin Nerazzurri bisa membalikkan keadaan meski dihantam badai cedera.
Dalam konferensi pers, Chivu menegaskan Inter Milan tidak terbebani kewajiban, tapi punya tekad baja.
“Jika ada tim yang bisa membalikkan keadaan, itu adalah kami,” ujarnya. Keyakinan ini jadi modal penting Inter Milan vs Bodo/Glimt Liga Champions 2026 meski Bodo/Glimt datang dengan keunggulan agregat.
Chivu juga menekankan pentingnya kepercayaan diri Inter Milan. “Kami harus menjadi versi terbaik dari diri kami sendiri,” tegasnya. Filosofi ini jadi kunci Inter Milan vs Bodo/Glimt Liga Champions 2026 untuk mengejar ketertinggalan dari Bodo/Glimt.
Namun, misi Inter Milan makin berat: Lautaro Martinez absen, dan Hakan Calhanoglu masih diragukan. Tanpa dua pilar ini, beban Inter Milan vs Bodo/Glimt Liga Champions 2026 jatuh ke Marcus Thuram atau Mehdi Taremi untuk mencetak gol lawan Bodo/Glimt.
Di sisi lain, Bodo/Glimt datang ke San Siro dengan kepercayaan diri tinggi. Klub Norwegia ini adalah kuda hitam Inter Milan vs Bodo/Glimt Liga Champions 2026 yang pernah kalahkan Manchester City dan Atletico Madrid. Bodo/Glimt tak akan mudah lepas dari keunggulan agregat.


