KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah bakal memindahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di awal tahun 2025. Untuk yang sudah berkeluarga disiapkan satu unit, sementara yang masih lajang akan diterapkan sistem sharing.
Plt Kepala Badan Otorita IKN Basuki Hadimuljono membeberkan keputusan final pembagian kamar apartemen untuk para ASN di IKN. Dan hanya ASN yang sudah berkeluarga yang mendapatkan satu kamar penuh. “Kalau dia berkeluarga mereka mendapatkan satu unit,” katanya, Selasa, (8/10).
Sementara itu untuk ASN yang masih lajang, Basuki mengatakan pemerintah menerapkan sistem sharing. Artinya, para ASN lajang itu akan tinggal bersama ASN lajang lainnya di satu kamar yang sama.
Menurut Basuki, keputusan itu diambil dengan beberapa pertimbangan. Salah satunya, pemerintah menimbang kondisi psikologis ASN tersebut apabila tinggal sendirian.
“Saya pernah kuliah di luar, kalau tinggal di apartemen saya tidak akan menyarankan satu apartemen satu orang. Pasti harus ada temannya, kita bisa enggak tahu kalau dia sakit dan pasti enggak akan happy kalau sendiri,” ujar Basuki.
Basuki menambahkan, pemerintah sebenarnya sudah menyiapkan hunian yang layak untuk para ASN dengan menyiapkan 13 tower apartemen. Apartemen itu, kata dia, sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti listrik dan pendingin udara. “Sudah siap huni, full furnace, air, listrik, AC, semua sudah, nanti November akan ada 9 tower lagi,” kata dia.
Sebelumnya, pemerintah memutuskan kembali mengundur waktu pemindahan ASN ke IKN menjadi Januari 2025. Perubahan jadwal kepindahan ini dilakukan dengan alasan infrastruktur di IKN perlu disempurnakan untuk menunjang kenyamanan para ASN. (*)


