KITAINDONESIASATU.COM – Masalah asam lambung sering menjadi keluhan saat menjalani puasa, terutama bagi yang memiliki riwayat maag atau gangguan lambung.
Perubahan pola makan dan jeda waktu makan yang panjang dapat memicu rasa perih, mual, hingga sensasi terbakar di dada akibat asam lambung.
Namun, dengan pola makan dan kebiasaan yang tepat, asam lambung tetap bisa dikontrol selama puasa.
Pilih Menu Sahur yang Tepat Bisa Menekan Asam Lambung
Sahur menjadi waktu penting untuk menjaga kondisi lambung tetap stabil. Pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum agar energi bertahan lebih lama.
Tambahkan protein seperti telur, ayam, atau tahu untuk membantu rasa kenyang lebih lama. Hindari makanan terlalu pedas, asam, dan berminyak karena dapat memicu naiknya asam lambung.
Jangan Langsung Makan Berat saat Berbuka
Saat berbuka puasa, sebaiknya awali dengan air putih dan makanan ringan seperti kurma atau buah. Memberi jeda sebelum makan besar membantu lambung beradaptasi setelah kosong seharian.
Makan dalam porsi kecil namun bertahap lebih dianjurkan dibanding langsung makan dalam jumlah banyak.
Perhatikan Pola Minum dan Istirahat
Memenuhi kebutuhan cairan antara waktu berbuka hingga sahur sangat penting untuk menjaga kesehatan pencernaan.





