News

GOM Dibangun, SDM Jangan Ditinggalkan, Catatan DPRD untuk Dispora Kota Bogor

×

GOM Dibangun, SDM Jangan Ditinggalkan, Catatan DPRD untuk Dispora Kota Bogor

Sebarkan artikel ini
IMG20260128182153 2 scaled
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Zakiyatul Fikriyah Al Aslamiyah dari fraksi PAN, saat memberikan keterangan terkait evaluasi pembangunan GOM dan kesejahteraan pegawai kepada wartawan. (KIS)

KITAINDONESIASATU.COM- Di tengah dorongan pembangunan infrastruktur olahraga sebagai bagian dari program Bogor Sehat, Komisi IV DPRD Kota Bogor mengingatkan agar pemerintah tidak terjebak pada orientasi proyek fisik semata. Pembangunan Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) ditegaskan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan sumber daya manusia yang mengelola fasilitas tersebut.

Penekanan tersebut disampaikan dalam rapat pembahasan anggaran dan program kerja tahun 2026 antara Komisi IV DPRD Kota Bogor dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, pada Rabu 28 Januari 2026.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Zakiyatul Fikriyah Al Aslamiyah, mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, persiapan program, serta pelaksanaan agenda besar Dispora, namun mengabaikan kondisi pegawai yang menjadi tulang punggung operasional GOM.

Ia mencontohkan kondisi di GOM Bogor Utara yang menurutnya perlu menjadi perhatian serius, khususnya terkait jaminan kesejahteraan pegawai.

“Jangan sampai yang lain hanya fokus terhadap infrastruktur, pembangunan, persiapan, dan hal-hal terkait hajat besar dari Dispora tersebut, tapi kesejahteraan karyawan GOM-nya kurang,” tegas Zakiya.

Menanggapi hal tersebut, Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyampaikan bahwa pihak Dispora memastikan kondisi kesejahteraan pegawai GOM saat ini berada dalam keadaan baik. Sistem penggajian disebut berjalan tepat waktu, serta hak BPJS Kesehatan pegawai dipenuhi setiap bulannya tanpa kendala.

Baca Juga  Polisi Kawal Ibu akan Melahirkan di Jalur Puncak Bogor

Selain persoalan kesejahteraan, Komisi IV DPRD Kota Bogor juga menyoroti belum meratanya ketersediaan sarana olahraga di sejumlah wilayah. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Kecamatan Tanah Sareal yang hingga kini belum memiliki GOM sendiri.

Menurut Zakiya, selama ini masyarakat Tanah Sareal masih harus bergantung pada Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Pajajaran. Kondisi tersebut dinilai kurang ideal karena tingginya intensitas penggunaan fasilitas, sehingga menyebabkan antrean pemakaian yang panjang.

“Harapan saya, Tanah Sareal punya GOM tersendiri juga. Karena kalau harus mengandalkan GOR yang segitu besarnya, pasti antreannya juga sangat panjang,” pungkasnya.

Baca Juga  Ilmuwan Ingatkan Risiko Pertanian Asia di Era Populasi Menyusut

Adapun rencana pembangunan sarana olahraga di wilayah Bogor Barat dan Tanah Sareal tersebut diproyeksikan akan masuk dalam pembahasan anggaran pada tahun 2027 mendatang. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *