News

Politisi Gerindra Mohan Tegaskan Dukungan DPRD untuk Sekolah Rakyat

×

Politisi Gerindra Mohan Tegaskan Dukungan DPRD untuk Sekolah Rakyat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260126 203019 1
Wakil rakyat Fraksi Gerindra DPRD Kota Bogor, Said Muhamad Mohan, menilai kunjungan Kementerian Sosial ke lokasi Sekolah Rakyat di Rancamaya sebagai bukti keseriusan Pemerintah Pusat. (Kis/ist)

KITAINDONESIASATU.COM- Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bogor kian mendekati realisasi. Kementerian Sosial (Kemensos) meninjau langsung aset lahan milik Pemerintah Kota Bogor seluas 5 hektare di wilayah Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, yang disiapkan sebagai lokasi pembangunan sekolah berasrama tersebut.

Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi Partai Gerindra, Said Muhamad Mohan, menilai langkah Kemensos turun langsung ke lapangan menunjukkan keseriusan Pemerintah Pusat dalam menindaklanjuti program prioritas nasional di bidang pendidikan.

“Ya, kami sangat mengapresiasi kedatangan mereka ke Kota Bogor. Ini program asta cita bapak Presiden yang harus didukung dan juga diwujudkan. Mudah-mudahan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bogor dapat segera terealisasi di tahun ini, sehingga di 2027 nanti dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Mohan, Senin 26 Januari 2026.

Menurut Mohan, Pemerintah Kota Bogor patut diapresiasi karena mampu menyiapkan lahan di tengah keterbatasan ruang wilayah perkotaan. Setelah melalui berbagai pertimbangan, aset Pemkot di Rancamaya dipilih karena memiliki luasan yang memadai.

“Seperti kita ketahui bersama, bahwa di Kota Bogor ini lahannya sudah terbatas. Namun melalui kerja keras yang maksimal ini, pemerintah menetapkan aset Pemkot di Rancamaya dijadikan lokasi untuk Sekolah Rakyat,” ujar Wakil Rakyat dari daerah pemilihan Kecamatan Bogor Selatan tersebut.

Untuk menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto di Kota Bogor, Mohan menegaskan pihaknya akan aktif membangun komunikasi lintas lembaga legislatif.

“Ya, kami di daerah pastinya tidak diam. Kita akan berkomunikasi dengan teman-teman di DPRD Jawa Barat dan DPR RI, agar nantinya dapat mengkomunikasikan dengan kementerian,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos), Robben Rico, bersama jajaran melakukan peninjauan lokasi Sekolah Rakyat di Kota Bogor pada Selasa, 20 Januari 2026.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan dan pematangan lahan yang telah mendapatkan asistensi dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Robben Rico menjelaskan, proses tersebut dilakukan agar pembangunan yang direncanakan mulai tahun ini dapat berjalan optimal.

“Setelah kita melihat langsung ke lokasi, tentu selanjutnya dilakukan kajian bersama kawan-kawan, termasuk kita menyiapkan perencanaannya. InsyaAllah, paling lambat bulan Juli sudah masuk lelang, bahkan pekerjaan pertamanya sudah kita mulai,” kata Robben Rico.

Ia menargetkan, pembangunan Sekolah Rakyat rampung pada 2027 dan dapat dimanfaatkan oleh anak-anak Kota Bogor yang saat ini bersekolah di Cibinong, serta berpotensi menampung peserta didik dari Kabupaten Bogor maupun daerah rintisan lainnya.

Pelaksanaan pembangunan akan dilakukan oleh Kementerian PU, dengan daya tampung minimal 1.000 hingga 1.080 siswa. Fasilitas yang disiapkan meliputi asrama, ruang kelas, laboratorium, tempat ibadah, lapangan, gedung serbaguna, serta hunian bagi tenaga pendidik dan kependidikan.

“Karena ini bentuknya sekolah boarding. Artinya selama 24 jam proses kehidupan Sekolah Rakyat ini seluruhnya tertampung di sekolah ini. Tidak pulang setiap hari, tetapi menginap di Sekolah Rakyat,” jelas Robben.

Selain pendidikan formal, Robben menyampaikan bahwa konsep Sekolah Rakyat yang diinginkan Presiden Prabowo Subianto menitikberatkan pada pembentukan karakter dan penguatan keterampilan.

“Tentunya keterampilan yang tidak asal dan bersertifikasi. Nantinya semua terintegrasi di Sekolah Rakyat,” imbuhnya.

Di lokasi yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, berharap Sekolah Rakyat segera terwujud dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Hari ini Pak Sekjen meninjau lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat Kota Bogor. Saya didampingi dinas teknis dan secara teknis sudah berbincang-bincang. Alhamdulillah sudah ada solusi terkait rencana pembangunannya,” kata Denny. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *