KITAINDONESIASATU.COM – Satu lagi penyanyi baru mencoba peruntungan di blantika musik Indoneia. Kali ini yang datang adalah penyanyi dengan nama panggung Meha, nama aslinya Mehalepi NR.
Dalam aroma siang di sebuah kafe di dikawasan Kebayoran Baru, awal Oktober lalu 4 Oktober 2024, penyanyi berusia 21 tahun ini memperkenalkan diri sekaligus memperagakan kebolehan suaranya dalam album mini (extended play) perdana.
Album Meha diberi tema “Cinta Tak Pernah Salah. “Sengaja tema yang dipilih seperti itu. Yang juga salah satu dari tujuh lagi yang aku rilis,” kata Meha sembari mengedarkan senyum.
Mahasiswi di Starki (Sekolah Tinggi Tarakanita) ini mengungkapkan alasan bahwa cinta adalah sesuatu yang luhur, jujur dan tak pernah salah.
“Manusia yang melakoni boleh salah. Pasangan yang memagut cinta kemudian putus, misalnya. Itu bukan berarti cintanya yang salah. Tapi, hubungan pasangan itu yang tidak cocok, sehingga harus berpisah,” Meha menjelaskan panjang lebar.
Secara keseluruhan, putri Harry Goro yang juga drummer Kla Project ini mengungkapkan EP yang ia lempar ke pecinta musik tersebut sebanyak 7 (tujuh) judul lagu.
Sebenarnya album bergenre pop ini sudah muncul sejak 2022 lalu, tapi baru enam bulan ke belakang ia seriusi.
Harry Goro, sang ayah, ikut membikin lagu sekaligus produser. Sementara, sebagai label, album ini dipercayakan kepada Gerenimo Records.




