KITAINDONESIASATU.COM – Angin kencang yang datang secara mendadak menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (24/1), dan langsung memicu kepanikan warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat tujuh orang mengalami luka-luka akibat tertimpa pohon tumbang yang ambruk ke rumah dan badan jalan.
Kepala BPBD Jember, Edi Budi Susilo, mengungkapkan bahwa terjangan angin kencang terjadi secara tiba-tiba di tujuh desa yang tersebar di lima kecamatan. Akibatnya, banyak pohon besar tumbang dan menghambat akses jalan, bahkan merusak bangunan milik warga.
“Angin kencang datang mendadak dan menyebabkan sejumlah pohon tumbang ke arah jalan serta menimpa rumah warga. Beberapa korban mengalami luka akibat kejadian tersebut,” ujar Edi di Jember.
Ia menjelaskan, tujuh warga mengalami luka ringan setelah rumah mereka tertimpa pohon tumbang. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dari tim kesehatan puskesmas setempat.
Data BPBD Jember menunjukkan, wilayah terdampak meliputi Kecamatan Tanggul, Ledokombo, Wuluhan, Silo, dan Balung. Kerusakan pun tak terhindarkan, mulai dari rumah warga hingga infrastruktur.
“Sebanyak satu rumah mengalami rusak berat, satu rumah rusak sedang, dan empat rumah rusak ringan. Jaringan listrik PLN juga ikut terdampak,” kata Edi.
Di Desa Suren, Kecamatan Ledokombo, tercatat enam orang mengalami luka ringan akibat tertimpa pohon tumbang di rumah mereka. Para korban antara lain Rika (20) yang mengalami lecet di dada, Nanda Fitriyani (20) luka gores di kepala, Ismawati (43) lebam di wajah, Kelvin (38) lecet di kaki, Riko Abrori (25) luka di kaki, serta Vita (25) yang juga mengalami lecet di kaki.
Tak hanya itu, angin kencang di Desa Suren juga menyebabkan satu tiang PLN roboh, kabel jaringan internet rusak, serta sejumlah pohon tumbang.
Sementara di Desa Sempolan, Kecamatan Silo, dampaknya lebih parah. Sebuah rumah warga rusak berat setelah tertimpa pohon tumbang, menyebabkan seorang lansia bernama Busiya (69) mengalami patah tulang tangan kanan. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Silo 1 untuk mendapat perawatan medis sebelum kembali ke rumah.
Edi menambahkan, BPBD Jember telah bergerak cepat dengan melakukan pemotongan pohon tumbang yang mengganggu akses warga serta menyalurkan bantuan darurat bagi masyarakat terdampak. (*)


