KITAINDONESIASATU.COM – Aksi heroik aparat kepolisian terjadi di Tarakan. Seorang ibu paruh baya nyaris meregang nyawa setelah diterjang buaya ganas saat beraktivitas di sekitar Waduk Persemaian, Senin (19/1), sekitar pukul 15.15 WITA.
Peristiwa mencekam itu bermula ketika korban, yang identitasnya belum diketahui, tengah mengambil rumput di tepi waduk untuk pakan ternak sapi. Tanpa diduga, dari dalam air muncul seekor buaya berukuran besar yang langsung menerkam kaki korban.
“Tiba-tiba korban diserang buaya dan sempat berteriak minta tolong,” ujar Kasi Humas Polres Tarakan Iptu Rusli dalam keterangan tertulis.
Jeritan korban langsung memicu kepanikan warga sekitar. Beruntung, personel Polres Tarakan dari Bagian SDM yang saat itu sedang melaksanakan pembinaan fisik calon siswa Polri berada tak jauh dari lokasi.
Tanpa ragu, para personel segera berlari menuju TKP dan melakukan penyelamatan dramatis. Dengan penuh risiko, mereka berhasil melepaskan gigitan buaya yang diperkirakan memiliki panjang sekitar tiga meter dan lebar 40 sentimeter dari kaki korban.
Usai terlepas dari cengkeraman predator buas tersebut, korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT) menggunakan kendaraan dinas polisi untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Akibat serangan brutal itu, korban mengalami luka serius berupa patah tulang di bagian betis kaki kanan akibat gigitan buaya. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Pihak kepolisian pun mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar perairan, khususnya wilayah yang berpotensi menjadi habitat buaya, demi mencegah tragedi serupa terulang kembali. (*)
