KITAINDONESIASATU.COM – Bencana tanah longsor kembali menghantam wilayah Jawa Timur. Dua rumah warga di lereng Gunung Argopuro, tepatnya di Desa Alas Tengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, rusak akibat terjangan longsor yang terjadi pada Sabtu (17/1) malam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo mengungkapkan, longsor dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut dalam durasi cukup lama disertai angin kencang. Kondisi ini membuat struktur tanah di lereng gunung menjadi labil hingga akhirnya amblas dan menimpa permukiman warga.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, dua rumah warga di Dusun Krajan mengalami kerusakan akibat material longsor yang datang secara tiba-tiba.
“Tim BPBD telah melakukan asesmen di lokasi. Dua rumah yang terdampak masing-masing milik Surinten (69) dan Jariyono (51),” ujar Puriyono, Minggu (18/1).
Detik-detik kejadian berlangsung dramatis. Sekitar pukul 22.00 WIB, para penghuni rumah masih berada di dalam karena hujan deras belum reda. Suara gemuruh keras dari arah lereng Gunung Argopuro mendadak terdengar, membuat penghuni panik dan segera berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Beruntung, langkah cepat tersebut menyelamatkan nyawa para penghuni. Longsoran tanah disertai dorongan serumpun bambu menghantam bangunan rumah, bahkan rumah milik Surinten yang dihuni seorang diri dilaporkan bergeser hingga sekitar empat meter dari posisi semula.
Akibat kejadian ini, kedua rumah semi permanen mengalami kerusakan ringan, terutama pada bagian depan bangunan. BPBD mengimbau warga yang tinggal di kawasan rawan longsor agar tetap waspada, terutama saat hujan deras berkepanjangan mengguyur wilayah lereng Gunung Argopuro.
Pihak berwenang terus memantau kondisi tanah dan cuaca guna mengantisipasi potensi longsor susulan yang dapat mengancam keselamatan warga. (*)


