KITAINDONESIASATU.COM- Kota Bogor terus memperkuat pemerataan pembangunan wilayah. Salah satu program strategis yang menjadi prioritas pada awal tahun 2026 adalah pembangunan Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) Bogor Barat, yang digagas sebagai fasilitas olahraga terpadu sekaligus penggerak ekonomi warga.
Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi, menjelaskan bahwa rencana pembangunan GOM tersebut telah dipaparkan langsung oleh Wali Kota Bogor dalam ekspose program prioritas Pemerintah Kota Bogor.
“Pembangunan Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) Bogor Barat di awal tahun 2026 ini Pak Wali ekspose. Dari sekian program prioritas di Kota Bogor, dominan di Bogor Barat. Yang pertama, trotoar jalur Cifor. Kedua, pembangunan GOM di dekat Kelurahan Semplak. Yang ketiga, ada beberapa lah intinya. Tapi yang jelas, itu disampaikan oleh Bapak Wali Kota, tentang rencana pembangunan GOM,” ujar Dudi Fitri Susandi, Rabu 7 Januari 2025.
Rencananya, pembangunan GOM Bogor Barat akan berlokasi di dekat Kelurahan Semplak, tepatnya di area belakang Gereja Kristen Indonesia (GKI) Cilendek Barat.
Lahan yang digunakan merupakan aset milik Pemerintah Kota Bogor dengan luas mencapai ribuan meter persegi, sehingga dinilai siap untuk mendukung pembangunan fasilitas publik berskala kawasan.
Dudi menjelaskan, konsep bangunan yang direncanakan bukan sekadar gelanggang olahraga biasa. GOM Bogor Barat akan mengusung konsep Gelanggang Olahraga Masyarakat, serupa dengan fasilitas yang telah dibangun di wilayah Bogor Selatan dan Bogor Utara, yang tidak hanya difungsikan untuk olahraga, tetapi juga aktivitas sosial dan kemasyarakatan.
Dari sisi aksesibilitas, pemerintah telah menyiapkan sejumlah opsi jalur masuk. Akses ke kawasan GOM direncanakan dapat melalui sebelah kiri GKI Cilendek Barat dengan melewati kawasan perumahan, serta dari arah Pangkalan Batu, Semplak. Selain itu, Pemerintah Kota Bogor tengah mengupayakan proses ruislag (tukar guling) lahan di sebelah kanan GKI guna membuka akses jalan utama yang lebih representatif.
Lebih jauh, pembangunan GOM Bogor Barat juga diarahkan untuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Fasilitas ini akan melibatkan pelaku UMKM lokal, sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kota Bogor, yakni “UMKM Naik Kelas”, sehingga kawasan olahraga dapat tumbuh sebagai pusat aktivitas ekonomi baru.
Untuk pelaksanaan teknis, proyek ini akan berada di bawah kewenangan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sebagai dinas pengampu, sementara Kecamatan Bogor Barat berperan dalam penyediaan lokus atau lokasi pembangunan.
Sebagai program prioritas tahun 2026, pembangunan GOM Bogor Barat diharapkan dapat segera direalisasikan dan menjadi sarana olahraga representatif sekaligus ruang interaksi sosial yang mendorong kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Bogor Barat. (Nicko)

