KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah tancap gas menangani dampak bencana. Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengungkapkan kolaborasi besar seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) disiapkan untuk mengucurkan anggaran fantastis hingga Rp1 triliun dari dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) guna mendukung pembangunan hunian dan fasilitas pendukung pascabencana.
“Untuk saat ini, kami sudah menargetkan pengeluaran CSR dari seluruh BUMN kurang lebih sebesar Rp1 triliun,” ujar Rosan dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto, yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/1).
Rosan membeberkan, hingga saat ini realisasi dana yang sudah digelontorkan telah mencapai sekitar Rp655 miliar. Dana jumbo tersebut digunakan untuk membangun Rumah Hunian Danantara lengkap dengan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari dapur umum, toilet dan kamar mandi, musala, jaringan wi-fi, hingga ruang bermain anak.
Ia menegaskan, keterlibatan penuh BUMN melalui skema CSR membuat pemerintah bisa bergerak cepat tanpa harus menunggu proses anggaran negara yang berbelit dan memakan waktu panjang.
“Rumah dan berbagai kebutuhan pendukung yang sudah kami realisasikan saat ini nilainya mencapai kurang lebih Rp655 miliar. Itulah dana yang sudah kami keluarkan,” tuturnya.
Pembangunan Rumah Hunian Danantara dilakukan di atas lahan milik PTPN yang telah dibersihkan, dengan pengerjaan melibatkan BUMN yang bekerja nonstop selama 24 jam.
Saat ini, 600 unit hunian di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, telah siap dan dijadwalkan akan diserahkan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari 2026.
Tak berhenti di situ, Danantara memasang target 15.000 unit hunian akan dibangun dan tersebar di tiga provinsi—Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat—dalam waktu hanya tiga bulan ke depan. (*)



