News

Banjir Kepung Grobogan Usai Hujan Deras, Jalan dan Permukiman Terendam

×

Banjir Kepung Grobogan Usai Hujan Deras, Jalan dan Permukiman Terendam

Sebarkan artikel ini
Banjir Grobokan
Salah satu wilayah di Kabupaten Grobogan yang terendam banjir. (Dok. BPBD Grobogan)

KITAINDONESIASATU.COM – Hujan dengan intensitas tinggi kembali memicu banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Grobogan. Air meluap deras, menggenangi permukiman warga, akses jalan, hingga fasilitas umum, membuat aktivitas masyarakat sempat lumpuh.

Di Kecamatan Pulokulon, banjir merendam Desa Pojok yang meliputi Dusun Gade, Nambuhan, dan Jungkal. Air setinggi 30 hingga 60 sentimeter menggenangi jalan dan rumah warga, meski kini dilaporkan sudah surut.

Situasi serupa terjadi di Kecamatan Toroh. Banjir sempat menutup akses jalan utama Purwodadi–Solo di wilayah Mojolegi, menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Genangan juga melanda Desa Katong, tepatnya di Jalan Katong–Sedadi dekat Jembatan Katong, dengan ketinggian air mencapai 20–25 sentimeter.

Tak hanya itu, banjir berdampak pada sekitar 100 kepala keluarga yang tersebar di Dusun Jetis, Ngagrok, Kembangan, dan Katong. Sejumlah rumah warga, jalan desa, hingga SD Negeri 2 Katong ikut terendam air setinggi 20 hingga 50 sentimeter. Kondisi di wilayah Toroh kini dilaporkan telah kembali normal.

Di pusat kota Purwodadi, banjir merendam banyak ruas jalan strategis dan kawasan permukiman. Genangan air terlihat di Jalan R. Suprapto, Jalan Kartini, Jalan Arjuna, kawasan Alun-Alun Purwodadi, Perum RSS, Jalan Untungsuropati/Plendungan, Lingkungan Cebok, hingga Perumahan Permata Hijau Kalongan. Ketinggian air rata-rata 20–30 sentimeter, bahkan mencapai 50 sentimeter di Perumahan Permata Hijau Kalongan.

Banjir juga sempat melanda Desa Candisari, Kecamatan Purwodadi, tepatnya di Jalan Danyang–Pengkol, sebelah timur Jembatan Serang Candisari, dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter. Seluruh genangan kini dilaporkan telah surut.

Meski tidak ada laporan korban jiwa, warga diminta tetap siaga. BPBD mengingatkan potensi banjir susulan masih mengintai, seiring cuaca ekstrem yang belum sepenuhnya mereda. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *