News

Hari Ini Puncak Mudik Nataru: Truk Sumbu 3 Dilarang Melintas di Tol

×

Hari Ini Puncak Mudik Nataru: Truk Sumbu 3 Dilarang Melintas di Tol

Sebarkan artikel ini
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho. (Ist)
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan bahwa mulai hari ini, Rabu, 24 Desember 2025, kendaraan angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih resmi dilarang melintasi ruas jalan tol tertentu. Larangan ini diberlakukan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas yang diprediksi mencapai puncaknya pada hari ini seiring dimulainya libur Natal.

Kebijakan ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Kemenhub, Polri, dan PUPR. Pembatasan operasional ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan volume kendaraan dan mencegah terjadinya kemacetan panjang di titik-titik krusial, seperti ruas Tol Trans Jawa dan Trans Sumatra.

“Kami mengimbau para pengusaha angkutan logistik untuk mematuhi aturan ini. Personel di lapangan tidak segan untuk mengarahkan truk yang melanggar keluar dari jalan tol atau diparkirkan di kantong parkir yang tersedia hingga masa pembatasan berakhir,” katanya kepada wartawan di Cikarang, Bekasi, Rabu 24 Desember 2025.

Pengecualian tetap diberikan bagi truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM), hantaran uang, hewan ternak, pupuk, dan kebutuhan pokok (sembako). Petugas gabungan telah disiagakan di berbagai gerbang tol untuk melakukan pengawasan ketat dan pengaturan lalu lintas demi menjamin kenyamanan para pemudik.

Sementara itu, puluhan ribu kendaraan terlihat meninggalkan Jakarta melalui Tol Cipali maupun Tol Tangerang. Mereka menikmati libur panjang Nataru ini untuk mengunjungi kerabat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali maupun Pulau Sumatra.

Duani, warga Tangerang mengaku pulang ke Palembang untuk berkumpul bersama keluarga pada libur panjang akhir tahun ini. Ia sengaja mengajak anak, istri dan cucu bawa mobil pribadi. “Kami mau berlibur selama seminggu di Palembang,” katanya kepada kitaindonesiasatu.com. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *