KITAINDONESIASATU.COM – Sejumlah bahan makanan yang sering tersimpan di dapur ternyata masuk kategori makanan ultra-olahan. Penelitian terbaru mengaitkan jenis makanan ini dengan gangguan pada berbagai organ vital tubuh.
Dikutip dari laporan media Inggris The Telegraph, ahli gizi spesialis kesehatan usus Yalda Allawi mengingatkan bahwa banyak produk yang terlihat praktis dan seolah menyehatkan justru tidak sebaik klaim pada kemasannya.
Beberapa bahan umum, termasuk kubus saus dan kaldu instan, masuk kelompok ultra-processed food. Tiga studi yang dimuat di jurnal The Lancet bahkan mengaitkan konsumsi makanan ini dengan peningkatan risiko berbagai penyakit.
Masalah utamanya, kata para pakar, adalah minimnya asupan makanan prebiotik dan probiotik, ditambah aditif berlebihan yang merusak keseimbangan bakteri usus. Kondisi ini dapat memperparah dampak kesehatan dalam jangka panjang.
Berikut daftar makanan cepat saji yang disarankan untuk dihindari, beserta alasannya:
1. Sayuran siap potong
Sayuran cincang kemasan seperti wortel, brokoli, atau kale memang praktis. Namun proses pemotongan membuat sayuran terpapar udara, memicu oksidasi yang mempercepat hilangnya vitamin, terutama vitamin C dan antioksidan. Nilai gizi akan terus menurun meski disimpan di lemari es.




