Berita Utama

2,9 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Nataru!

×

2,9 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Nataru!

Sebarkan artikel ini
mudik 3
Dok. mudik Natal dan Tahun Baru. (*)

KITAINDONESIASATU.COM – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memproyeksikan sebanyak 2,9 juta kendaraan akan meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) dalam rangka libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Angka ini mencakup periode arus mudik selama 18 hari, mulai dari H-7 Natal hingga H+3 Tahun Baru.

Dirut Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono menjelaskan bahwa prediksi angka 2.915.318 kendaraan tersebut mencerminkan kenaikan sebesar 12,2% dibandingkan dengan volume lalu lintas normal. “Lonjakan ini dipicu oleh antusiasme masyarakat yang memanfaatkan masa libur sekolah dan cuti bersama untuk pulang kampung maupun berwisata ke wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali,” katanya usai apel gelar pasukan Operasi Lilin 2025 di Monas, Jumat 19 Desember 2025.

Distribusi lalu lintas diprediksi akan terbagi ke tiga arah utama. Mayoritas kendaraan, yakni sekitar 46,8%, akan menuju ke arah Timur melalui Gerbang Tol Cikampek Utama dan Kalihurip Utama. Sementara itu, 30,2% kendaraan akan bergerak ke arah Barat menuju Pelabuhan Merak, dan 23% sisanya mengarah ke Selatan menuju kawasan Puncak dan Sukabumi.

Guna mengantisipasi kepadatan yang ekstrem, Jasa Marga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas, termasuk skema contraflow dan one-way di titik-titik krusial Tol Trans Jawa. Selain itu, penggunaan tol fungsional di beberapa ruas baru juga akan dibuka untuk mengurai penumpukan kendaraan.

Operasi Lilin 2025 erlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 sampai dengan 2 Januari 2026. Operasi ini melibatkan 146.701 personel gabungan yang terdiri dari 77.637 dari personel Polri, 13.775 dari personel TNI dan 55.289 dari seluruh stakeholder terkait mulai dari Pol PP, Perhubungan, Linmas, Dinkes, Pramuka, Senkom, Pertamina, Ormas, Orari, Basarnas, Jasa Raharja, PLN, ASDP/APDEL dan Organda, Angkasa Pura, Pelindo, Damkar, dan kementerian terkait lainnya.

Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu keberangkatan guna menghindari puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada 20 dan 24 Desember 2025. Pengendara juga diminta memastikan kondisi fisik kendaraan dalam keadaan prima, mengisi saldo uang elektronik yang cukup, serta selalu memantau informasi terkini melalui aplikasi Travoy.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *