KITAINDONESIASATU.COM – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) meningkatkan kesiapan infrastruktur untuk kendaraan listrik menjelang periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Sebanyak 172 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) bertipe fast charging telah dipastikan siap beroperasi di seluruh jaringan jalan tol yang dikelola Jasa Marga.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, Rabu 17 Desember 2025 menyatakan bahwa jumlah ini merupakan peningkatan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Penambahan ini tidak hanya berfokus pada kuantitas titik lokasi, tetapi juga memperkuat kapasitas di setiap rest area.
“Kami pastikan 172 titik ini jauh lebih banyak. Bahkan, sekarang hampir setiap rest area sudah dilengkapi dengan sekitar enam station charge, yang sebelumnya hanya dua atau tiga unit saja,” jelas Rivan.
Langkah ini diambil Jasa Marga untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan listrik (EV) selama musim liburan, sekaligus menghilangkan kekhawatiran pengguna EV tentang ketersediaan stasiun pengisian daya di sepanjang jalur tol utama.
Dengan tipe fast charging, waktu tunggu pengisian daya diharapkan dapat dipersingkat, sehingga perjalanan Nataru menjadi lebih nyaman dan lancar bagi pengguna mobil listrik.
Di Tol Trans Jawa, titik-titik krusial yang mengalami penambahan kapasitas charging station adalah Rest Area KM 57, KM 102, KM 207, dan KM 379. Penambahan ini memastikan setiap rest area besar kini memiliki rata-rata enam station charge.
Fokus ini bertujuan menjamin ketersediaan daya yang merata, terutama di jalur mudik dan balik utama, guna mendukung kenyamanan pengguna kendaraan listrik selama perjalanan.(*)


