KITAINDONESIASATU.COM – Suplemen minyak ikan omega-3 kerap dikaitkan dengan beragam manfaat kesehatan, mulai dari menjaga jantung, mendukung fungsi otak dan penglihatan, hingga membantu meredam peradangan.
Meski demikian, pertanyaan soal berapa kapsul yang sebaiknya dikonsumsi setiap hari masih sering memunculkan perbedaan pendapat.
Sebuah kajian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Nutrition Research Reviews mencoba memberi gambaran umum.
Fokus penelitian ini adalah asam lemak tak jenuh ganda rantai panjang atau LC n-3PUFA—terutama DHA, EPA, dan DPA—yang menjadi komponen aktif utama dalam minyak ikan omega-3 dan dikenal berperan dalam kesehatan jantung serta sistem kekebalan tubuh.
Selama ini, rekomendasi konsumsi LC n-3PUFA berbeda-beda di tiap negara dan kawasan. Karena itu, para peneliti merangkum berbagai pedoman nasional dan internasional guna menyusun angka acuan yang lebih seragam, sebagaimana dilaporkan oleh media kesehatan News Medical.
Tim peneliti dari University of Southampton di Inggris menelaah literatur ilmiah dan dokumen teknis yang menjadi dasar pedoman diet berbasis makanan.


