KITAINDONESIASATU.COM – Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan kebijakan penting yang sangat dinantikan oleh masyarakat korban bencana di Sumatera. Saat melakukan peninjauan langsung di Kabupaten Bireuen, Aceh, pada Minggu (7/12/2025) siang, Presiden menyatakan bahwa pemerintah akan menghapus seluruh sisa utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dimiliki oleh para petani dan pelaku usaha mikro yang terdampak langsung oleh banjir bandang dan tanah longsor.
Kebijakan ini diambil sebagai langkah darurat kemanusiaan untuk meringankan beban ekonomi ribuan keluarga yang kehilangan lahan, ternak, dan tempat usaha mereka. Bencana yang terjadi sejak akhir November lalu ini telah melumpuhkan sektor pertanian dan UMKM di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Kepada para petani dan UMKM yang usahanya hancur total karena bencana ini, kami memutuskan untuk menghapus sisa utang KUR Anda. Ini adalah bentuk kehadiran negara di saat rakyat sedang kesulitan besar,” tegas Presiden Prabowo yang didampingi Gubernur Aceh, Muzakir Manaf di hadapan para pengungsi.
Mekanisme penghapusan utang ini akan segera dikoordinasikan dengan lembaga perbankan penyalur KUR. Selain penghapusan utang, pemerintah juga menyiapkan skema bantuan modal kerja baru bagi para petani untuk memulai kembali produksi pada musim tanam berikutnya, sebagai bagian dari upaya rekonstruksi ekonomi pasca-bencana.(*)

